Ne Jalur-jalur Tengkorak Di Jawa Timur

Bagi Anda yang hendak mudik di wilayah Jawa Timur, sebaiknya mewaspadai adanya 96 titik rawan macet, rawan kecelakaan, serta rawan bencana . Ke-96 titik ini, terbagi 15 titik rawan macet akibat pasar tumpah, 66 titik rawan kecelakaan, serta 15 titik rawan bencana longsor dan pohon tumbang. pemudik  sebaiknya berhati-hati kalau masuk wilayah ini.

Daerah rawan macet untuk jalur dari Surabaya-Mojokerto-Madiun-Ngawi-Mantingan adalah, By Pass Krian, Simpang 3 Kenanten, Peterongan, Simpang 3 Mojoagung, Bagor, Awar-awar, Saradan, dan Caruban.

Sementara daerah rawan kecelakaan di jalur ini adalah, daerah Waru, Trosobo, By Pass Krian, Balungbendo, By Pass Mojokerto, Perak, Gedungrejo Nganjuk, Sukomoro, Wilangan, Caruban, Madiun Km 18.000-19.000 dan Ngawi di KM 185.000-186.000. Sedangkan rawan bencana adalah disekitar daerah Mojokerto. “Di Mojokerto itu rawan turun kabut yang menghalang pandangan mata,” kata Wahid.

Untuk jalur Surabaya-Lamongan-Tuban-Bulu, daerah rawan macet terjadi di pasar Duduk Sampean. Untuk rawan Kecelakaan di antaranya adalah di kawasan Margomulyo, Duduk Sampean, Ambeng-ambeng, Sukodadi, Pucung, Widang, Pakah, Jenu, Tambak Boyo, dan Bancar.

Di Jalur ini, yang rawan bencana ada di Widang dan Tambakboyo. Kedua wilayah ini rawan diterjang banjir akibat luapan bengawan Solo.

Sedangkan jalur dari Surabaya-Malang-Blitar-Tulungagung, yang rawan macet adalah sekitar Pasar Lawang. Sementara untuk daerah rawan Kecelakaan adalah daerah, Purwodadi, Lawang, Singosari, Pakis Haji, Sumber Pucung, Talun, Sumbertangan, dan Ngunut.

Jalur Surabaya-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, untuk rawan macet adalah daerah Tongas dan Nguling. Sedangkan rawan kecelakaan adalah Rejoso, Grati, Tongas, Paiton, Banyuglugur, Panarukan, Banyuputih, Hutan Blauran, dan Watudodol. Sementara rawan bencana adalah daerah Keraton (banjir), Panarukan (longsor), dan hutan Blauran (pohon tumbang).

Untuk jalur Surabaya-Bangkalan-Sumenep, daerah rawan macet berada di Pasar Tanah Merah dan Pasar Blegah. Sedangkan jalur rawan kecelakaan adalah di Galis, Jrengik, Camplong dan Tlanakan. Untuk daerah rawan bencana adalah di Bangunan, Pamekasan, dan Sumenep, rawan banjir.

Jalan dari Kertosono-Kediri-Tulungagung-Trenggalek, untuk rawan kecelakaan adalah di sekitar Mekikis, Gampang Rejo Km 155, Braan Km 992, Manis Bangko Km 127,7, Karang Talun Km 141, Pojok Km 142, Gondang, Jati Mulyo Km 181, Balorejo, dan Ngalampir.

Untuk jalur Madiun-Ponorogo-Pacitan lokasi rawan adalah rawan longsor di sekitar Tegalombo Pacitan. Sedangkan untuk Ponorogo-Trenggalek daerah lawan longsor ada di sekitar Tugu Trenggalek.

Sementara daerah Babat-Bojonegoro daerah rawan kecelakaan ada di Baureno dan Balen. Untuk jalur Malang-Lumajang rawan macet ada di Pasar Tumpah Bululawang. Sedangkan jalur rawan bencana ada di Sitiharjo (rawan longsor) dan Tambak Rejo (Banjir).

Terakhir adalah jalur Probolinggo-Lumajang-Jember-Banyuwangi, daerah rawan macet ada di Pasar Ranuyoso. Sedangkan rawan kecelakaan ada di Leces, Wonorejo, Jatiroto, Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari, Rambipuji, Kalibaru, Karangrejo, Genteng, dan Rogojampi.

4 thoughts on “Ne Jalur-jalur Tengkorak Di Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s